CEO Mayora Mencoba Kuasai Pasar Mayora Dengan Meningkatkan Value Perusahaan

Bagi penggemar roti roma, pasti sangat mengenal brand bernama mayora. Mayora merupakan kelompok bisnis konsumen di indonesia yang memproduksi berbagai jenis makanan dan minuman. Beberapa produk yang popular, seperti roma, better, beng beng, energen, le mineral dan masih banyak lainnya. untuk bisa bersaing di pasaran, CEO Mayora mencoba berbagai strategi marketing. Dia memiliki filosofi : Marketing is one of the biggest and longest battle in human industri.

Mayora

Mayora

Kompetensi Yang Sehat di Dunia Industri

Dunia marketing akan terus berubah. Strategi marketing yang dulu efektif digunakan, belum tentu efektif di masa yang akan datang. Oleh karena itu marketing selalu bersifat dinamis dan kita harus belajar menyesuaikan dengan pasar terus menerus. ini akan membantu produk mayora semakin dikenali oleh masyarakat umum. Selain itu harus selalu belajar dari kegagalan dan mengevaluasinya.

Untuk meningkatkan pemasaran, seorang ceo harus perbanyak membaca tentang marketing. Melihat pengalaman orang lain dan mendengarkan pendapat orang lain. ini akan membantu proses strategi marketing semakin maksimal. Apalagi sekarang sudah ada internet, yang membuat proses belajar lebih mudah dan cepat. Banyaknya perusahaan makanan di indonesia, membuat mayora harus terus bersaing. Tentunya bersaing dengan sehat dengan membuat produk yang berkualitas.

Seorang ceo harus mampu bekerjasama dengan semua elemen. Termasuk atasan, bawahan, teman kerja, partner dan masih banyak lainnya. karena mereka akan membantu proses pemasaran menjadi lebih efektif dan tahu kondisi di pasaran. Apalagi persaingan di industri ini semakin meningkat tajam dan banyak produk baru yang bermunculan.

Mayora Mendorong Teh Pucuk Harum dan Le Mineral Kuasai Pasar

Untuk mampu bersaing dengan produk lainnya, mayora terus mendorong produknya di pasaran. Mereka melakukan berbagai inovasi pada produknya. Sehingga menghasilkan produk yang disukai di pasaran. Ada dua produk yang terus di dorong pasarannya yaitu teh pucuk harum dan le mineral. Dengan strategi yang tepat, mayora berhasil membawa teh pucuk harum menjadi market leader di RTD tea dengan market share 48% per oktober 2017.

Selain produk teh pucuk harum , air mineral mayora le mineral juga berhasil menduduki peringkat kedua kategori AMDK. Hal ini berdasarkan data nielsen retail audit YTD oktober 2017. Hingga tahun 2019 ini, kedua produk tersebut masih laris di pasaran dan tumbuh terus mencapai 30%. Mayora selalu melihat peluang di pasaran. Walaupun kondisi di pasaran menurun, tapi masih bisa bermain maksimal dengan memberikan berbagai inovasi yang dibutuhkan masyarakat.

Mayora juga mencoba untuk membuka pasar baru. Salah satunya dengan meluncurkan SKU berukuran 1,5 liter lewat produk teh pucuk harum. Produk minuman teh kemasan di pasaran, jarang yang berukuran besar. tapi mayora mencoba membuka pasaran dengan meluncurkan produk teh pucuk harum berukuran 1,5 liter. Dan ternyata produk tersebut cukup di terima di pasaran. Terutama digunakan saat acara kumpul keluarga.

Mayora berani untuk mengucurkan dana besar untuk strategi marketingnya. Sehingga mampu diterima target market. Bahkan bisa membangun emotional experience. Dengan produk le mineral, mayora juga mencanangkan program gerakan indonesia sehat. Ini akan membantu masyarakat bisa menerima produk ini dengan baik dan bersaing dengan produk lainnya. karena Pasar Mayora akan terus meningkat dan mayora harus menyesuaikan kebutuhan pasaran. Target pasarnya pun tidak hanya orang dewasa tapi juga anak-anak.

 

Tags: Mayora Pasar Mayora

author
Author: 

    Related Post "CEO Mayora Mencoba Kuasai Pasar Mayora Dengan Meningkatkan Value Perusahaan"

    Ini Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Konsultan Listrik
    Siapa yang tidak membutuhkan listrik? Hampir semua
    Kelebihan Aplikasi Minimarket Cakra Pos Untuk Kembangkan Bisnis Anda
    Ketika memiliki toko atau minimarket, tidak mungkin

    Leave a reply "CEO Mayora Mencoba Kuasai Pasar Mayora Dengan Meningkatkan Value Perusahaan"